Selasa, 10 Juli 2018

Di titik ini.. bukan waktu sebentar
Sampai sejauh ini.. kamu harus mulai menilai
Pantaskah mempertahankan orang yang selama ini sering di sebut-sebut itu
Bagaimana nanti ingin terus belajar bersabar atau sudah muak akan itu
Membandingkan seberapa kali bisa tertawa dan seberapa sering dibuat menangis
Memikirkan jika terus kedepan, bahagia atau banyak kecewa yang di dapat
Tentu hanya kamu yang tau
Seberapa pintar kamu menyeimbangkan otak dan hatimu
Pantaskah kamu memberi dan mempercayakan hidupmu nanti untuk orang yang masih sering menjatuhkan tangismu?

Senin, 30 April 2018

My four leaf clover🍀

Untuk kamu orang yang mengambilkanku aqua tidak dingin saat itu
Kamu yang menampakan muka menggemaskan waktu menerima susu beruang di paperbag hari itu
Kamu yang berusaha sangat puitis saat menulis note di hadiah ulang tahunku 
Kamu yang tiba-tiba jadi pengantar bubur bahkan percaya diri bertemu ibuku 
Kamu yang suka sekali meracuni aku dengan lagu-lagu metal berisikmu
Kamu yang katanya suka lihat aku pakai baju warna pink
Kamu yang datang menjenguk ibuku dengan tulus sore itu
Jika kamu tiba-tiba hilang dari bumi, aku tidak akan menangis
Karna sudah berapa banyak air mataku yang keluar karna melihat kelakuan anehmu sambil tertawa
Tapi bolehkah aku kecewa setelah sederetan hal yang kamu lakukan itu kamu tiba-tiba menghilang dari bumi, menghilang dari hadapanku
Jadi, selalu berbuat adil lah kepadaku dengan berjanji tidak akan pernah menghilang dari hadapan bahkan hidupku



12:21am

  • Belajar sumatif cuma rencana

Minggu, 11 Februari 2018

Duapuluh Juni (2)

Duapuluh juni duaribuenambelas hingga kini
Aku masih tidak percaya kami akan bertepi
Hampir dua tahun sejak saat itu
Dua orang yang satu sama lain saling meragu
Sama sama berjalan namun berlainan
Selalu berusaha mensejajarkan langkah namun sukar
Sampai akhirnya saling beriringan

Kamu tau? Kamu lucu..lebih lucu dari boneka panda
Kamu menyenangkan..lebih menyenangkan dari serial tv kesukaanku
Kamu juga sosok penyayang ibu.. dan aku harap kamu akan sama sayangnya pula dengan ibu dari anak anakmu nanti:)
Walau kamu selalu bilang kamu tidak bisa melakukan hal manis
Tapi kamu selalu punya cara membuat hal kecil menjadi terlebih lebih manis

Kamu tau? Kamu manusia aneh
Kamu ingat? Duapuluh juni pertama sampai sebulan kemudian kamu pendiam sekali
Lama kelamaan diammu berubah
Kamu berkepribadian ganda? Haha:)
Tapi itu sama sekali bukan masalah buatku
Bagiku kamu menjadi seperti dua sisi koin yang berbeda
Tapi sama-sama buat aku selalu bahagia

Sabtu, 02 Desember 2017

Bawa aku pergi jauh

Bawa aku pergi jauh..
Kapal harapanku sudah hampir karam
Kapal harapanku terombang ambing tingginya gelombang jenuh
Gelombang itu makin tinggi dan terus tinggi
Nakhoda perasaanku hampir terhempas hilang kendali
Harusku apakan lagi kapalku agar kuat dihantam 
Peluhku memuncak
Dinding sabarku ingin runtuh 
Tuhan..
Sampai batas ini kah kapal harapanku bertahan 
Relakah aku melihat fondasi yang aku rancang runtuh tenggelam ke dasar

Senin, 10 Juli 2017

Entah masih berfungsi baikkah akalku
Atau sudah terhanyut ego-ego
Tergesek virus rindu lalu memercikan api-api itu
Menahan aku sakit..
Melepaskan lebih tidak adil untukmu rasanya
Terlebih dapat memancing marahmu pula
Menuntut lebih itu ciri perempuan tidak baik bukan?
Atau mungkin aku tergolong ciri itu?
Halah.. Sepertinya memang..
Aku masih mencemaskan hal kecil
Hal kecil yang lalu menjadi pemikiran jauh
Film horror sekelas insidious pun kalah menakutkan dibanding membayangkan kamu bertemu nyaman pada orang lain.
Tidak akan aku menjadi orang yang mementingkan ego lagi didepanmu
Cukup kehilanganmu satu kali karna itu
Masih melihatmu membalas sapaanku di whatsapp pun that's more than enough for me..

Senin, 19 Juni 2017

Duapuluh juni

Genap satu putaran revolusi bumi itu
Dua orang makhluk bertemu tanpa berencana
Tak bermaksud menggetarkan jiwa mereka
Setiap detik takkan pernah sia-sia
Mereka berjalan beriringan namun tak pernah sadar nan menoleh
Hingga sampai dipersimpangan itu
Saling menatap dalam-dalam lalu paham
Mereka saling membutuhkan dan layak dipersatukan♥♥

Sabtu, 20 Mei 2017

Virus merah jambu?

Pak irvan.. Masih jelas diingatan saya, sore itu bapak bercerita banyak tentang mantan-mantan bapak yang sering bapak sakiti karna virus merah jambu..
Sayangnya sekarang saya sudah bukan jadi murid bapak di sma.. Padahal banyak cerita yang ingin saya ceritakan di sela sela belajar menghitung ph larutan itu..
Pak.. Dia bukan laki-laki 22tahun. Bahkan dia juga belum merasakan kehidupan kampus..Dia bisa saja berubah seperti bapak muda dulu.. Yang tiba-tiba terserang virus merah jambu itu.. Dia bisa saja menghianati saya, meninggalkan saya sepihak, sibuk dengan dunianya sendiri.. Apakah saya akan jadi seperti mantan bapak dulu? Yang ditinggalkan dengan alasan bodoh itu.. Apa saya yang terlalu bodoh? Saya yang terlalu takut dia mengenal dunia baru.. "Kamu itu calon-calon perempuan lemah, gampang dibohongin num" sepertinya kata-kata itu akan benar kejadian.. Saya tidak meragukan siapa pun, saya tidak meragukan dia.. Tapi dia sendiri pun ragu, ditambah ketakutan saya yang sangat besar harus menghadapi masa itu nanti..


[Virus merah jambu= ketagihan jatuh cinta]

Jumat, 12 Mei 2017

Menatap senja dalam-dalam
Memudarkan langit merah menjadi pekat bercahaya titik
Seperti kilat dimata itu
Meski terhalang lensa, mata itu tetap ku kagumkan
Seperti mendung yang belum tentu hujan
Seperti rasa ini yang terbalas angan
Apakah aku yang berlebihan?
Apakah hati itu takkanku dapatkan?
Merapalkan apa yang kurasakan.. Belum tentu kamu pahamkan
Bagaimana aku menggetarkan rasamu?
Bagaimana lagi aku harus menahan rasaku yang telah kamu bawa sejak itu?
Sudahkah terketuk pintumu?
Sudah benar-benar menolehkah kamu kearahku?
Ataukah masih terhalang orang itu?
Seperti berperang dalam logika
Aku akan menunggu hingga terkabulkannya doa-doa

Sabtu, 10 September 2016

Fall

Saya lupa saat kamu membuat saya merelakannya, kamu kembali membuat hati ini jatuh, dan kini saya hanya menunggu waktu hingga saatnya kamu patahkan hati ini kembali, seperti kemarin dia melakukannya....

Di titik ini.. bukan waktu sebentar Sampai sejauh ini.. kamu harus mulai menilai Pantaskah mempertahankan orang yang selama ini sering di ...